Posts

Refleksi Pergerakan Mahasiswa

Zely Ariane* Pengurus Besar Nadhatul Ulama (PBNU), didukung oleh berbagai kalangan purnawirawan Angkatan Darat dan kalangan ormas yang tak disebutkan nama-namanya, baru-baru ini menolak segala bentuk rencana permintaan maaf pemerintah/Presiden Republik Indonesia terhadap korban peristiwa 1965-1966[1]. Wakil sekjend PBNU mengatakan bahwa peristiwa tersebut harus dilupakan, senada dengan pernyataan Priyo Budi Santoso, wakil ketua DPR, yang menganggap tidak penting lagi mengungkit-ungkit kasus pelanggaran HAM masa lalu[2]. Pernyataan ini dikeluarkan menanggapi desakan berbagai pihak agar pemerintah meminta maaf[3] atas peristiwa yang sampai saat ini masih ditutup rapat dan tidak mendapatkan keadilan baik secara hukum maupun politik. Usman Hamid, mantan koordinator KONTRAS menyesalkan pernyataan PBNU tersebut dan menganggapnya tidak berbasiskan mandat Muktamar sekaligus suatu kemunduran, setelah pada tahun 1999 almarhum Gus Dur menyatakan permintaan maafnya terkait peristiwa tersebut[4]....

Pernyataan Sikap MASSA: Sistem Kapitalisme, SBY-Boediono, Elit Politik dan Pemilu 2014 Gagal Menyejahterakan Rakyat

MASSA (MAHASISWA BERSATU) SMI, GPMJ, PMII, PEMBEBASAN, LMND, PMKRI, GMNI, UMB, HMI Pernyataan Sikap: Sistem Kapitalisme, SBY-Boediono, Elit Politik dan Pemilu 2014 Gagal Menyejahterakan Rakyat Tatanan kapitalisme yang dibangga-banggakan dan diagung-agungkan oleh rezim SBY-Boediono sebagai sistem yang mampu membawa kesejahteraan bagi seluruh rakyat, kini menghadapi kegagalan untuk kesekian kalinya. Eropa dan Amerika sebagai ikon Kapitalisme, kini harus menghadapi krisis ekonomi yang dalam akibat monopoli kekayaaan pada segelintir orang dan akumulasi yang berlebihan dari kaum modal. Berbagai resep dan program pengobatan krisis, sampai saat ini tidak mampu mengobatinya. Hal ini menyadarkan kita semua bahwa krisis ekonomi sekarang tidak akan bisa diobati begitu saja, sistem ekonomi yang kapitalistik ini harus dioperasi dan di amputasi, kemudian menggantikannya dengan sistem dan tatanan ekonomi yang adil tanpa ekploitasi manusia oleh manusia lainnya. Dalam situasi krisis ini, pesta Demo...

Mendobrak tembok sejarah malapetaka 1965-66?

Zely Ariane* Pengurus Besar Nadhatul Ulama (PBNU), didukung oleh berbagai kalangan purnawirawan Angkatan Darat dan kalangan ormas yang tak disebutkan nama-namanya, baru-baru ini menolak segala bentuk rencana permintaan maaf pemerintah/Presiden Republik Indonesia terhadap korban peristiwa 1965-1966[1]. Wakil sekjend PBNU mengatakan bahwa peristiwa tersebut harus dilupakan, senada dengan pernyataan Priyo Budi Santoso, wakil ketua DPR, yang menganggap tidak penting lagi mengungkit-ungkit kasus pelanggaran HAM masa lalu[2]. Pernyataan ini dikeluarkan menanggapi desakan berbagai pihak agar pemerintah meminta maaf[3] atas peristiwa yang sampai saat ini masih ditutup rapat dan tidak mendapatkan keadilan baik secara hukum maupun politik. Usman Hamid, mantan koordinator KONTRAS menyesalkan pernyataan PBNU tersebut dan menganggapnya tidak berbasiskan mandat Muktamar sekaligus suatu kemunduran, setelah pada tahun 1999 almarhum Gus Dur menyatakan permintaan maafnya terkait peristiwa tersebut[4...

SEKBER BURUH: Tidak pada Partai Elit; Lawan Balik Penindasan; Bangun Kekuasaan Rakyat!

Tak terasa, 1 minggu lagi kaum buruh secara internasional akan merayakan sejarah kemenangannya. Sejarah kemenangan perjuangan 8 jam kerja. Tak hanya di negeri ini, di seluruh belahan dunia akan merayakan kemenangan gerakan buruh. Bukan dengan pesta pora dan dansa-dansi. Tapi lagi dan lagi dengan perlawanan dan aksi massa. Setidaknya May Day kali ini adalah May Day ke 15 yang kaum buruh Indonesia lancarkan paska kediktaktoran Orde Baru. Tapi kami sadar bahwa sistem yang dijalankan oleh pemerintah hari ini—begitu pula sebelumnya, tak berpihak pada kami, kaum buruh dan rakyat. Tak banyak yang berbeda. Jika 15 tahun yang lalu kami menuntut Demokrasi dan Kesejahteraan, begitu pula hari ini. Sejak sebelum dan setelah jatuhnya Soeharto, kami menuntut agar militer kembali ke barak, kebebasan berorganisasi, berpendapat dan berideologi, ruang bagi partisipasi politik. Tapi yang kami dapatkan adalah RUU Kamnas, RUU Ormas, RUU Komponen Cadangan Negara, UU Pemilu, UU Parpol, RUU Rahasia ...

SERIAL NUMBER COLLECTION

Win XP Home OEM: JQ4T4-8VM63-6WFBK-KTT29-V8966 Win XP Home Retail: RH6M6-7PPK4-YR86H-YFFFX-PW8M8 Win XP Home Upgrade: RH6M6-7PPK4-YR86H-YFFFX-PW8M8 Win XP Media Center 2005:C4BH3-P4J7W-9MT6X-PGKC8-J4JTM Win XP Prof Corp: XP8BF-F8HPF-PY6BX-K24PJ-TWT6M BR89Q-4B9GB-9DPFD-M2PY3-R3F83 MGQDJ-RWB2D-KM4JW-TMCT8-Q3JXV YQ7XW-QPT6C-233QF-RRXC7-VF7TY DCVTP-GP23C-J64QY-6M3F6-MT24D 3G874-7427P-YB4PW-D3RCB-GKJHY DKGV3-PH66D-Y72B6-8XDXB-R3QFB BH9Y3-B7GTR-FD86G-Y23M2-4DT88 Ori=validate xp2: B77QF-DP27W-4H68R-72B48-78RPD XP3= PQ7FH-C6TP7-W6KDK-CY4VT-69J6 V2C47-MK7JD-3R89F-D2KXW-VPK3J XP SP-3 Update Juli 2007 WRY2X-KXT8M-243WY-KQKC7-73D36 Win XP Prof OEM: XJM6Q-BQ8HW-T6DFB-Y934T-YD4YT Win XP Prof Retail: CD87T-HFP4C-V7X7H-8VY68-W7D7M Win XP Prof Upgrade: CD87T-HFP4C-V7X7H-8VY68-W7D7M Run WPA_Kill.exe (in TOOLS\CRACK) to disable activation in non-corporate installs. CD NR 17 815 Windows 2000 Powered Network Attached Storage ( NAS ) SN: RBDC9-VTRC8-D7972-J97JY-PRVMG CD NR 17...

READING PART 1

Kesempatan itu hanya akan datang satu kali.  Tidak akan ada kesempatan kedua yang tercipta jika kita tidak berusaha.  Jika kita berharap akan berubah, maka pastikan perubahan itu harus terjadi. Tidak harus perubahan itu langsung menjadi sebuah  perubahan yang drastis, haruslah dimulai dari diri kita sendiri. Jika ada perubahan yang drastis maka itu hanya sementara, dan tidak akan lama.  Proses dari perubahan itu sendiri yang sudah sepantasnya kita kaji, kita telaah, dan kita pahami alur dan gaya nya. Ikuti proses itu, ciptakan sebuah momen disitu. Jika saya boleh menggambarkan kehidupan ini sebagai sebuah buku gambar, maka dapatlah kita pahami bahwa masa lalu adalah hasil gambaran kita, dan itu berada di halaman sebelumnya. Apa yang sudah kita lakukan, akan terekam jelas  dalam ingatan  sebagai sebuah proses pembelajaran. Lalu kenapa ada orang yg hasil gambaran nya jelek ? . Banyak hal yang menyebabkan hasil gambaran tersebut jelek, mungkin tidak p...
disclaimer: ini hanya sebuah ilusi belaka, jika ada kesamaan kata, waktu,tempat dan orang hanya sebuah kebetulan belaka...... hari ini aku diam tak bicara, ketika hatiku gundah, aku tak tau harus mengadu kemana lagi. aku bisa tertawa, aku bisa tersenyum hanya di muka saja... tak tampak pola pola kehidupan dari hatiku.... sepertinya akan menyendiri lagi, hanya di temani sebuah lilin kecil dan berbatang batang rokok bermerek asal negeri ku dan dari luar negeri.... jika saja aku bisa merubah keadaan ini, aku berdoa aku bisa kembali ke masa lalu dan merubah segalanya. Berawal dari ketidakpastian akan kehidupan, aku menemukan titik jenuh dalam penghidupan. tak ada semangat hanya bisa menghabiskan waktu, sebenarnya tidak lah jantan. Namun apalagi yang harus kulakukan... hmmm oh my blog... if u here. may be u can feel what i feel. Aku benci hari ini... tapi aku harus berusaha semangat... aku tidak suka hari ini, tapi aku harus tetap bekerja. kemunafikan itu terus saja menghantui... mengger...